Chat with us, powered by LiveChat

Yamaha Tak Ingin Ada Konflik Ketika Berpisah dengan Rossi

Manajer tim Yamaha yaitu Lin Jarvis mengakui tidak ingin adanya konflik ketika nanti berpisah dengan sosok pebalap senior dalam tim, Valentino Rossi. Jarvis menginginkan perpisahan yang damai dengan pebalap yang kini menginjak usia 40 tahun tersebut.

Judi Casino – Pada usia yang tergolong senja, performa Rossi memang sudah tidak bisa sebagus dulu lagi. Pada musim ini saja, Rossi hanya bisa bertengger di peringkat keenam klasemen sementara usai melakoni sembilan balapan awal di paruh pertama musim. Catatan tersebut terpaut separuh lebih dari Marc Marquez yang kokoh di puncak klasemen dengan catatan 185 poin.

Jika melihat secara performa, Rossi tentu bukan menjadi pebalap yang bisa diandalkan oleh Yamaha lagi. Jadi, bukan tidak mungkin Yamaha akan segera berpisah dengan pebalap yang akrab dengan julukan The Doctor tersebut. Namun jika memang benar-benar berpisah nantinya, Yamaha ingin cara yang damai dan tidak membuat konflik dengan Rossi sendiri. Agen Poker Online

“Itu (soal waktu pensiun Rossi) pasti akan menjadi keputusan kedua belah pihak. Saya pikir dia (Rossi) pasti akan menjadi orang pertama yang memutuskan ketika merasa tidak dapat kompetitif seperti yang diinginkan atau motivasinya mulai berkurang,” ucap Jarvis saat diwawancara oleh media setempat.

“Akan tetapi bagi saya, saya sama sekali tidak mengharapkan konflik. Saya pikir kami akan tiba pada pemikiran yang sama pada saat yang sama juga,” tutupnya sekali lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *